Apa sih Sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) itu??

Belajar jarak jauh atau disebut juga pendidikan jarak jauh dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi modern dalam kegiatan pembelajaran tanpa kehadiran guru secara langsung. Belajar jarak jauh lebih popular dideskripsikan sebagai belajar melalui telekomunikasi. Secara lebih formal, belajar jarak jauh didefinikan sebagai suatu bentuk cara belajar dengan ciri-ciri sebagai berikut: (1) Terpisah secara fisik; (2) Program pembelajaran terorganisasi; (3) Lebih banyak belajar mandiri; (4) Pebelajar dapat belajr dimana saja; (5) Menggunakan media telekomunikasi; (6) Komunikasi dua arah.

Pembelajaran Jarak Jauh adalah sebuah metode pembelajaran jarak jauh dimana antara pendidik atau dosen tidak bertatap muka langsung dengan dosen. Namun bisa seolah-olah dilakukan secara langsung. Namun, dengan menggunakan sebuah media/penghubung antara pendidik dan mahasiswa walaupun berada di tempat yang berbeda atau jauh. Media nya bisa melalui internet, telekomunikasi, media digital atau media informasi lainnya yang mendukung.  Sehingga proses belajar mengajar secara tidak langsung dapat berjalan dengan baik dan benar. Tidak ada seorang pun yang dirugikan dari masalah lainnya, mengenai pembelajaran. Sebab bisa dimana saja dan kapan saja pembelajaran dilakukan tanpa harus kaku dengan sebuah aturan/birokrasi yang ‘ribet’.

Mengapa menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)??

Semakin meningkatnya untuk suatu mutu pendidikan yang harus ditempuh oleh seseorang. Khususnya bagi seorang yang membutuhkan gelar akademik  dan profesionalitas kerja yang menjadi tuntutan tempat kerja atau instansi . Maka, sistem pendidikan jarak jauh merupakan salah satu alternatif bagi seorang yang akan menempuh jalur pendidikan akademik tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagi seorang karyawan atau pegawai yang memang telah memiliki pekerjaan tetap.  Dengan pendidikan jarak jauh yang ditempuh merupakan salah satu alternatif yang sangat efisien bagi mereka yang memang tinggal jauh di pelosok negeri, sehingga memudahkan bagi para mahasiswa yang menmpuh pendidikan jarak jauh. Di Indonesia, khususnya yang berada dipelosok negeri sangat sulit sekali apabila tidak ada sistem pembelajaran PJJ ini, kurangnya dosen mahalnya biaya pendidikan apabila yang kuliah di universitas biasa, serta keterbatasan waktu yang dimiliki oleh seseorang yang akan menempuh kuliah biasa dikarenakan pasti akan mengurangi jadwal mereka bekerja, padahal bekerja adalah prioritas utama. Serta tenaga dosen yang ada juga belum tentu sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing ketika yang mengajar di daerah-daerah. Namun, kebutuhan akan pembelajaran yang berkualitas adalah salah satu yang paling diimpikan oleh setiap orang. Intinya Pendidikan Jarak Jauh sangat membantu bagi seorang mahasiswa yang sangat membutuhkan pendidikan yang berkualitas tanpa harus meninggalkan sebuah kewajiban atau pekerjaan mereka sehari-hari.

Seperti yang ada di PJJ, filosofi yang ada pada metode Pembelajaran Jarak Jauh adalah Bagaimana dituntut kemandirian mahasiswa tersebut dalam menempuh kuliah. Sebab apabila tidak mandiri, mungkin saja masa perkuliahan itu menjadi lama dan panjang. Dan ujung-ujungnya biaya pendidikan pun semakin banyak. Disinilah dituntut kemandirian dalam proses pembelajaran, serta dituntut untuk saling berkomunikasi antara pengajar dan peserta didik dalam setiap pembelajarannya. Walaupun terpisah antara jarak dan waktu.

Belajar Jarak Jauh dan Telekomunikasi
Belajar jarak jauh dalam arti yang sangat luas menurut Dabbagh & Ritland (2005), dapat diimplementasikan melalui aplikasi berbagai teknologi, meliputi audio, video, dan computer, atau teknologi digital. Teknologi dalam tiap kategori tersebut membantu interaksi.

Peranan Pendidikan Jarak Jauh
1. Peranan Pelajar
Pelajar menjadi lebih terlibat dalam kegiatan belajar, namun tetap menjadi tanggungjawab guru untuk mengorganisasikan pelajaran dan meningkatkan interaksi serta membimbing pebelajar bagaimana berinteraksi dengan secara tepat.
2. Peranan Guru
Agar guru dapat mengadakan pengawasan dan berpartisipasi aktif dalam kaitannya dengan semua program pembelajaran, perlu memperhatikan hal-hal sebagai beriktu: (a) meningkatkan interaksi dengan guru-pebelajar, pebelajar-pebelajar yang lain; (b) Menjawab pertanyaan di tempat manapun; (c) Membantu pemecahan masalah dengan segera; (d) Menyiapkan quiz dan lembar kerja untuk latihan; (e) Bertanggungjawab dalam hal pengoperasian alat dan memecahkan kesulitan peralatan.
3. Peranan Teknologi
Dengaan teknologi untuk BJJ yang menyandarkan pada televisi, atau video, guru perlu merubah keberadaan materi pembelajaran.

Fungsi Komunikasi Pembelajaran
Smaldino (2005) mengemukakan beberapa hal yang perlu diperhatikan: (a) Penyajian informasi; (b) Interaksi guru-pebelajar; (c) Interaksi pebelajar-pebelajar; (d) mengakses sumber-sumber belajar.

Komunikasi PJJ dapat melalui internet, media audio dan teleconference, media digital dan media komunikasi yang lain seperti telepon, faximile, e-mail, konferensi elektronik, kelas web site..

Semoga Bermanfaat…:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s