Long Distance Education (PJJ), for life better

Apa sih bedanya LDE dengan LDR,, ungkapan dalam bahasa inggris yang beda-beda tipis namun beda banget maknanya. Kalau LDR (Long Distance Relationship) itu sendiri sebuah hubungan jarak jauh antara seorang dengan orang lainnya (tapi, hanya antara 2 orang yang berlainan jenis yang saling memadu kasih, namun dipisahkan oleh jarak dan waktu), begitu lah maknanya. Tetapi, LDR itu adalah istilah anak muda gaul sekarang. Tidak asing lagi ditelinga istilah ini, maaf ya yang tersungging kalau dengar istilah ini, walapun LDR harus dong tetap semangat terus kan sukses ada di depan anda. Tidak usah terlalu dipikirlah tentang apa itu LDR itu, hanya saya buat sebagai pembanding saja. Yang akan saya ungkapkan adalah tentang sebuah metode pembelajaran yang menggunakan metode LDE (Long Distance Education) dalam istilah keren bahasa indonesia adalah pendidikan jarak jauh (PJJ). Dimana pembelajaran yang diajarkan bisa melalui jarak dan tempat yang berbeda tanpa harus tatap muka bersama. Terkadang suka tertawa mendengar kedua istilah asing ini.

Dimana semakin meningkatnya untuk suatu mutu pendidikan yang harus ditempuh oleh seseorang. Khususnya bagi seorang yang membutuhkan gelar akademik  dan profesionalitas kerja yang menjadi tuntutan tempat kerja atau instansi . Maka, sistem pendidikan jarak jauh merupakan salah satu alternatif bagi seorang yang akan menempuh jalur pendidikan akademik tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagi seorang karyawan atau pegawai yang memang telah memiliki pekerjaan tetap.  Dengan pendidikan jarak jauh yang ditempuh merupakan salah satu alternatif yang sangat efisien bagi mereka yang memang tinggal jauh di pelosok negeri, sehingga memudahkan bagi para mahasiswa yang menmpuh pendidikan jarak jauh. Di Indonesia, khususnya yang berada dipelosok negeri sangat sulit sekali apabila tidak ada sistem pembelajaran PJJ ini, kurangnya dosen mahalnya biaya pendidikan apabila yang kuliah di universitas biasa, serta keterbatasan waktu yang dimiliki oleh seseorang yang akan menempuh kuliah biasa dikarenakan pasti akan mengurangi jadwal mereka bekerja, padahal bekerja adalah prioritas utama. Serta tenaga dosen yang ada juga belum tentu sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing ketika yang mengajar di daerah-daerah. Namun, kebutuhan akan pembelajaran yang berkualitas adalah salah satu yang paling diimpikan oleh setiap orang. Intinya Pendidikan Jarak Jauh sangat membantu bagi seorang mahasiswa yang sangat membutuhkan pendidikan yang berkualitas tanpa harus meninggalkan sebuah kewajiban atau pekerjaan mereka sehari-hari

Dahulu ketika saya duduk di bangku sekolah dasar, sudah sedikit mendengar tentang UPJJ (Unit Pembelajaran Jarak Jauh) dan karena kebetulan ayah saya melanjutkan study di Universitas Terbuka. Saya juga pernah ingin tau tentang PJJ, ketika itu ayah saya yang kuliah melalui PJJ, maklum ayah saya seorang guru sekolah dasar yang memang lulusan dari sekolah pendidikan guru (SPG) zaman 80-an. Dahulu tidak banyak lulusan yang mengajar sekolah yang memang benar-benar lulusan dari sarjana strata 1 karena betapa sulitnya kuliah dan ingin langsung bisa mengajar. Seiring berkembangnya waktu seorang guru harus dituntut untuk memiliki latar belakang yang sekarang minimal sarjana. Sehingga ayah saya mengikuti program dari pemerintah yang dapat membantu seorang guru agar dapat setara dan meningkatkan profesionalitas kinerja mutu pendidik. Sebagai media perkuliahan, maka ayah saya menggunakan metode pendidikan jarak jauh (PJJ) yang memang sudah ada koordinator untuk setiap unit kerja nya. Sampai akhirnya, ayah saya bisa berhasil lulus sarjana pendidikan dan bisa memperoleh sertifikasi. Walaupun saya terkadang kasihan melihat seorang guru yang mereka sangat sibuk dengan pekerjaaan nya mengajar dan tugas pokok lainnya. Namun, dengan adanya pendidikan jarak jauh dapat sangat membantu seseorang yang berniat untuk melanjutkan studi tanpa harus dikejar oleh sebuah sistem birokrasi yang terikat dan sistem pembelajaran yang harus ada dan tatap muka. Tetapi dengan  metode pembelajaran jarak jauh sangat membantu sekali dalam meningkatkan mutu dan standarisasi yang layak dan profesionalitas tanpa harus meninggalkan tugas pokok sebagai guru di daerah. Dengan, PJJ juga ayah saya bisa mengenyam perkuliahan sampai sarjana, bisa meningkatkan mutu profesionalitas kerjanya sebagai seorang guru.

Dalam pembelajarannya, pembelajaran jarak jauh tidak ketinggalan dengan pembelajaran biasa atau di instansi pembelajarn yang biasa. Dengan PJJ berbagai media dapat digunakan untuk kelancaran pembelajaran perkuliahan. Pendidik atau dosen juga tidak akan ketinggalan informasi mengenai peserta didiknya begitupun sebaliknya. Karena adanya sebuah media yang dapat menghubungkan keduanya. Peranan media sangat berarti penting sekali dalam PJJ ini. Berbagai macam media yang bisa digunakan yaitu media elektronik, media internet atau media digital lain yang sekarang semakin banyak dan semakin  canggih penggunaannya.

Enam karakteristik untuk menilai keefektifan sebuah media (Thorn, 1995): kemudahan navigasi, kandungan kognisi, pengetahuan dan presentasi informasi, integrasi media, estetika, fungsi secara keseluruhan. Dari keenam karakteristik media yang baik untuk PJJ, semua media yang fungsinya untuk pembelajaran memang harus memiliki semua karakterisktik tersebut. Sehingga nantinya dengan media pembelajaran yang tepat dan sesuai kebutuhan akan memudahkan dalam proses pembelajaran jarak jauh. Modus pembelajaran PJJ juga tidak selalu monoton karena mengandung pembelajaran yang bervariasi yaitu dengan tutorial tatap muka dan tutorial jarak jauh (Modul Ajar PJJ, SEAMOLEC). Dimana dengan tutorial tatap muka atau secara langsung bertemu dengan pengajar akan membuat suasana yang bersifat kekeluargaan antara pengajar dan peserta didik, membuat suasana menjadi lebih terbuka dan harmonis. Karena adanya sebuah pertemuan tatap muka, semua hambatan dalam perkuliahan PJJ dapat diminimalisir dan dapat diatasi permasalahan yang ada secara langsung. Dan dengan Tutorial jarak jauh yang ini dilakukan secara tidak langsung dimana peserta didik tidak dapat bertatap muka dengan dosen. Tapi perkuliahan masih berjalan melalui sebuah media seperti e-learning, modul-modul pembelajaran, dan media telekomunikasi yang lain yang mendukung.

Sehingga dengan berbagai kemudahan pembelajaran dengan metode PJJ ini membuat seseorang yang bernasib sama seperti ayah saya dapat terbantu dalam mengenyam pendidikan sampai menjadi seorang sarjana. Manfaat lainnya pun dapat saya rasakan, ayah saya senanng dan beliau pun dapat merasakan bisa mendapatkan gelar sarjana nya dengan hasil perjuangannya sendiri dan diakui oleh lembaga sertifikasi nasional. Tanpa harus beliau meninggalkan pekerjaan pokoknya adalah mengajar anak didik disekolah dan tanpa harus meninggalkan keluarga di rumah. Terima kasih, lembaga pendidikan jarak jauh yang bisa membantu dan instansi terkait yang menyediakan media. Memang benar dengan PJJ membuat hidup menjadi baik.

Daftar Pustaka:

Tim SEMOLEC.(2012).Bahan Ajar Kompetensi Pendidikan Jarak Jauh. disampaikan pada perkuliahan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Pondok Cabe (30 Juli – 3 Agustus 2012). SEAMEO SEAMOLEC: Jakarta

Materi Pembelajaran TIK

Materi Perkuliahan E-Commerce

Mata Kuliah      : E-Commerce

Disajikan kepada : DIII- Manajemen Informatika

SKS                           : 2 SKS

Tujuan Perkuliahan :

Ketika seorang mahasiswa menyelesaikan program mata kuliah ini siswa harus dapat:
1.Memahami konsep sistem e-commerce dan proses bisnis
2.Memahami konsep B2B dan B2C
3.Memahami konsep pembuatan e-commerce website
4.Memahami konsep transaksi online dan pembayaran elektronik
5.Memahami konsep keamanan dalam e-commerce

Sistem Penilaian         : TUGAS 20 % + UTS 40 % + UAS 40%

Referensi Buku           :

  1. Schneider, G. P. (2004) Electronic Commerce: The Second Wave. Canada: Thomson Course Technology.
  2. Donal O’Mahony et al. Electronic Payment System for Ecommerce 2nd Edition. Artech House 2001
  3. David Mercer. Building Online Stores with OsCommerce Profesional Edition. PACKT, 2005
  4. Alan Afuah dan Christopher L Tucci. Internet Business Model dan Strategy. McGraw Hill 2003

Silahkan upload materi disini :

1. Materi Pertemuan 1 : Mengenal E-Commerce , ec-Pertemuan 1

2. Materi ke-2: ec-Pertemuan 2

3. Materi ke-3 : ec-Pertemuan 3

4. Materi ke-4 : ec-Pertemuan ke 4 – DELL – Using E-commerce for Success

5. Materi ke-5: ec-Pertemuan 5- Website Branding v5 kul

Tugas Setiap Pertemuan::

1. Setelah mempelajari materi pertemuan 1, maka buatlah makalah tentang e-commerce dan penggunaanya dalam dunia bisnis sekarang.

2. Tugas 2, Download tugas berikut :  soal latihan

3. Tugas 3, Download tugas berikut : soal latihan2

4. Tugas 4, Download tugas berikut: LATIHAN SOAL

5. Tugas Akhir  E-commerce, Download tugas berikut : tugas-akhir-ecom2

Catatan:

Semua tugas dikumpul ke email: eli_ernawati12@yahoo.com

Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Kenapa tidak? ^^

Saya akan mencoba menjawab pertanyaan uijan tadi::

  • Perbedaan model pembelajaran pendidikan tatapmuka dengan jarak jauh dari sisi pengajar, peserta didik, dan bahan ajar yang digunakan adalah apabila dalam pendidikan tatapmuka peserta didik akan terikat oleh waktu karena sudah ditetapkan waktu nya dan pendidikan jarak jauh dalam peserta didik tidak terikat oleh waktu bisa dimana saja dan kapan saja, asalkan peserta didik harus selalu ‘up to date’ terhadap informasi dan data terkini. Dalam PJJ pemilihan program pendidikan yang ditempuh dapat memilih sendiri mata kuliah sesuai keinginan, berbeda dengan yang tatapmuka pasti pendidikan yang harus ditempuh telah ditentukan oleh instansi. Dari sisi pengajar (dosen/guru) proses pembelajaran PJJ bebas menentukan jadwal belajar dan tatapmuka dengan pengajar sedangkan untuk pembelajaran yang bersifat tatapmuka langsung pasti akan terikat dengan jadwal pertemuan tatapmuka dibawah bimbingan pengajar. Dari segi pembelajaran juga PJJ adalah belajar secara mandiri (jarak jauh) dan bisa diikuti oleh banyak peserta didik yang tidak terbatas. Dari segi terhadap materi yang diajarkan adalah Tutorial berkaitan dengan tingkat kemandirian peserta didik. Dengan memberikan bahan tutorial yang beraneka ragam sehingga akan menambah pengetahuan dan kemandirian peserta didik untuk belajar mandiri. Kemandirian dicapai melalui interaksi, bukan isolasi. Ini berarti, peserta didik PJJ tidak boleh dibiarkan sendiri, mereka harus disentuh dengan berbagai tutorial yang akan membuat mereka termotivasi dan terbebas dari kesepian. Apabila dalam pembelajaran tatap muka pasti bahan ajar atau tutorial yang diberikan pendidik hanya sedikit dan terkadang hanya membuat peserta didik menjadi malas untuk menggali hal-hal lain yang belum mereka ketahui sebelumnya karena mereka hanya sebatas mempelajari materi yang diterangkan oleh pendidik, sehingga akan timbul kejenuhan dalam belajar
  • Kriteria yang dibutuhkan dalam media pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar dalam PJJ adalah media pembelajaran sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan dalam sebuah proses komunikasi atau interaksi antara sumber belajar dengan peserta didik. Karena terdapat berpengaruh terhadap keberhasilan program PJJ itu sendiri.Enam karakteristik untuk menilai keefektifan sebuah media (Thorn, 1995): kemudahan navigasi, kandungan kognisi, pengetahuan dan presentasi informasi, integrasi media, estetika, fungsi secara keseluruhan.Penyelenggaraan PJJ sangat lekat dengan penggunaan media. Sesuai dengan karakteristik PJJ dapat dikatakan bahwa sebagian bahan ajar disampaikan melalui beraneka ragam media. Dan terdapat 7 kriteria yang dapat dijadikan acuan untuk memilih media menurut buku:

a. Access : Kecepatan

b. Cost : Biaya

c. Teaching and Learning : Belajar mengajar

d. Interactivity : Interaktif

e. Organisation Issues

f. Novelty

g. Speed : Kecepatan

Tetapi menurut saya, pengguna yang berperan sangat penting dalam memilih media. Yang sesuai dengan kebutuhan dan  kegunaan yang tepat guna. Tergantung pemakai juga dalam memilih media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna…:D

  • Pelaksanaan pendidikan di berbagai negara khususnya negara-negara berkembang seperti menghadapi banyak masalah, seperti masalah, biaya, kendala anggaran, kekuarangan buku teks, dan penggunaan alat bantu dosen yang kurang memadai, sehingga menyebabkan berbagai dampak negatif seperti: pendidikan kurang berkualitas dan kurang efisien, kurangnya penyediaan pendidikan yang relevan dengan sasaran pembangunan, pembaharuan kurikulum, dan sulitnya jangkauan pendidikan yang baik bagi kelompok miskin pedesaan dan mereka yang kurang beruntung. Tuntutan pekembangan zaman serta perubahan pesat ditingkat global dalam berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik serta teknologi menghendaki kompetensi sumber daya manusia yang tinggi. Namun untuk mencapai hal tersebut tidak akan pernah terlepas dari kendala, terutama kendala tempat dan waktu, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dan cukup luas selain itu waktu bagi guru yang akan mengikuti program PJJ yang ada tidaklah cukup, dikarenakan mereka harus mengabdikan dirinya sebagai tenaga dosen. Untuk mengatasi hal tersebut digunakanlah metode PJJ yang dapat memberikan kesempatan bagi siap saja untuk meningkatkan kualitasnya, sambil tetap menjalankan tugas mereka sehari-hari. Keputusan Permendikbud no 24, tentang PJJ adalah salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas manusia indonesia, karena adanya PJJ akan sangat menguntungkan bagi dunia pendidikan dalam meningkatkan pendidikan Indonesia yang bermutu, tanpa mengurangi kualitasnya. Menurut saya, Faktor pendukung dalam perkembangan PJJ di Indonesia adalah Indonesia adalah negara kepulauan yang memang sangat cocok dan memungkinkan untuk mengadakan metode pembelajaran jarak jauh, dimana kebutuhan peserta didik akan sebuah penghubung untuk mereka melanjutkan study/kuliah yang tanpa harus meninggalkan kewajiban utama mereka sehari-hari. Misalnya terhadap kewajiban kantor, mengajar juga di daerah, atau yang lain sebagainya yang mereka ingin sekali mencari ilmu. Dengan adanya PJJ mereka dapat mudah dan bisa melanjutkan pendidikan melalui jarak jauh dan tidak mengurangi atau menghambat kegiatan utama peserta didik. Namun, kendala dalam PJJ adalah dalam hal media khususnya ICT, karena di Indonesia masih kurang sekali pembelajaran yang ICT nya dekat dengan rumah mereka. Apalagi yang tinggal di pelosok negeri, tetapi dengan ICT sederhana pun sebenarnya bisa mengdapai kendala dalam PJJ ini. Dengan mengorganisir secara baik akan bagaimana PJJ ini dapat diterima informasi secara cepat dan akurat mengenai hal-hal yang akan  dijelaskan atau disampaikan.

Tetap Semangaat….:D

Materi 1 PJJ “Mengenal E- Commerce”

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Seperti slide show tersebut, maka anda akan mempelajari tentang apa itu e-commerce…

Selamaat Belajar

Semoga Sukses ^^

Download materi disini :: https://dl.dropbox.com/u/17124381/Mengenal%20E-Commerce.ppsx

Apa sih Sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) itu??

Belajar jarak jauh atau disebut juga pendidikan jarak jauh dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi modern dalam kegiatan pembelajaran tanpa kehadiran guru secara langsung. Belajar jarak jauh lebih popular dideskripsikan sebagai belajar melalui telekomunikasi. Secara lebih formal, belajar jarak jauh didefinikan sebagai suatu bentuk cara belajar dengan ciri-ciri sebagai berikut: (1) Terpisah secara fisik; (2) Program pembelajaran terorganisasi; (3) Lebih banyak belajar mandiri; (4) Pebelajar dapat belajr dimana saja; (5) Menggunakan media telekomunikasi; (6) Komunikasi dua arah.

Pembelajaran Jarak Jauh adalah sebuah metode pembelajaran jarak jauh dimana antara pendidik atau dosen tidak bertatap muka langsung dengan dosen. Namun bisa seolah-olah dilakukan secara langsung. Namun, dengan menggunakan sebuah media/penghubung antara pendidik dan mahasiswa walaupun berada di tempat yang berbeda atau jauh. Media nya bisa melalui internet, telekomunikasi, media digital atau media informasi lainnya yang mendukung.  Sehingga proses belajar mengajar secara tidak langsung dapat berjalan dengan baik dan benar. Tidak ada seorang pun yang dirugikan dari masalah lainnya, mengenai pembelajaran. Sebab bisa dimana saja dan kapan saja pembelajaran dilakukan tanpa harus kaku dengan sebuah aturan/birokrasi yang ‘ribet’.

Mengapa menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)??

Semakin meningkatnya untuk suatu mutu pendidikan yang harus ditempuh oleh seseorang. Khususnya bagi seorang yang membutuhkan gelar akademik  dan profesionalitas kerja yang menjadi tuntutan tempat kerja atau instansi . Maka, sistem pendidikan jarak jauh merupakan salah satu alternatif bagi seorang yang akan menempuh jalur pendidikan akademik tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagi seorang karyawan atau pegawai yang memang telah memiliki pekerjaan tetap.  Dengan pendidikan jarak jauh yang ditempuh merupakan salah satu alternatif yang sangat efisien bagi mereka yang memang tinggal jauh di pelosok negeri, sehingga memudahkan bagi para mahasiswa yang menmpuh pendidikan jarak jauh. Di Indonesia, khususnya yang berada dipelosok negeri sangat sulit sekali apabila tidak ada sistem pembelajaran PJJ ini, kurangnya dosen mahalnya biaya pendidikan apabila yang kuliah di universitas biasa, serta keterbatasan waktu yang dimiliki oleh seseorang yang akan menempuh kuliah biasa dikarenakan pasti akan mengurangi jadwal mereka bekerja, padahal bekerja adalah prioritas utama. Serta tenaga dosen yang ada juga belum tentu sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing ketika yang mengajar di daerah-daerah. Namun, kebutuhan akan pembelajaran yang berkualitas adalah salah satu yang paling diimpikan oleh setiap orang. Intinya Pendidikan Jarak Jauh sangat membantu bagi seorang mahasiswa yang sangat membutuhkan pendidikan yang berkualitas tanpa harus meninggalkan sebuah kewajiban atau pekerjaan mereka sehari-hari.

Seperti yang ada di PJJ, filosofi yang ada pada metode Pembelajaran Jarak Jauh adalah Bagaimana dituntut kemandirian mahasiswa tersebut dalam menempuh kuliah. Sebab apabila tidak mandiri, mungkin saja masa perkuliahan itu menjadi lama dan panjang. Dan ujung-ujungnya biaya pendidikan pun semakin banyak. Disinilah dituntut kemandirian dalam proses pembelajaran, serta dituntut untuk saling berkomunikasi antara pengajar dan peserta didik dalam setiap pembelajarannya. Walaupun terpisah antara jarak dan waktu.

Belajar Jarak Jauh dan Telekomunikasi
Belajar jarak jauh dalam arti yang sangat luas menurut Dabbagh & Ritland (2005), dapat diimplementasikan melalui aplikasi berbagai teknologi, meliputi audio, video, dan computer, atau teknologi digital. Teknologi dalam tiap kategori tersebut membantu interaksi.

Peranan Pendidikan Jarak Jauh
1. Peranan Pelajar
Pelajar menjadi lebih terlibat dalam kegiatan belajar, namun tetap menjadi tanggungjawab guru untuk mengorganisasikan pelajaran dan meningkatkan interaksi serta membimbing pebelajar bagaimana berinteraksi dengan secara tepat.
2. Peranan Guru
Agar guru dapat mengadakan pengawasan dan berpartisipasi aktif dalam kaitannya dengan semua program pembelajaran, perlu memperhatikan hal-hal sebagai beriktu: (a) meningkatkan interaksi dengan guru-pebelajar, pebelajar-pebelajar yang lain; (b) Menjawab pertanyaan di tempat manapun; (c) Membantu pemecahan masalah dengan segera; (d) Menyiapkan quiz dan lembar kerja untuk latihan; (e) Bertanggungjawab dalam hal pengoperasian alat dan memecahkan kesulitan peralatan.
3. Peranan Teknologi
Dengaan teknologi untuk BJJ yang menyandarkan pada televisi, atau video, guru perlu merubah keberadaan materi pembelajaran.

Fungsi Komunikasi Pembelajaran
Smaldino (2005) mengemukakan beberapa hal yang perlu diperhatikan: (a) Penyajian informasi; (b) Interaksi guru-pebelajar; (c) Interaksi pebelajar-pebelajar; (d) mengakses sumber-sumber belajar.

Komunikasi PJJ dapat melalui internet, media audio dan teleconference, media digital dan media komunikasi yang lain seperti telepon, faximile, e-mail, konferensi elektronik, kelas web site..

Semoga Bermanfaat…:D

Apa sih LMS (Learning Management System) itu??

  • LMS atau yang lebih dikenal dengan Learning Management System adalah suatu perangkat lunak atau software untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan sebuah kegiatan, kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online (terhubung ke internet), E-learning dan materi-materi pelatihan. Dan semua itu dilakukan dengan online (ellis 2009).
  • Learning Management System (LMS) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat materi perkuliahan on-line berbasiskan webdan mengelola kegiatan pembelajaran serta hasil-hasilnya. Di dalam LMS juga terdapat fitur-fitur yang dapat memenuhi semua kebutuhan dari pengguna dalam hal pembelajaran. Saat ini ada banyak jenis LMS yang ditawarkan, setiap jenis LMS memiliki fitur-fiturnya masingmasing yang digunakan dapat berbeda fiturnya. Fitur-fitur yang terdapat dalam LMS pada umumnya antara lain:
  1. Administrasi, yaitu informasi tentang unit-unit terkait dalam proses belajar mengajar, yang meliputi:
  • Tujuan dan sasaran
  • Silabus
  • Metode pengajaran
  • Jadwal kuliah
  • Tugas
  • Jadwal ujian
  • Daftar referensi atau bahan bacaan
  • Profil dan kontak pengajar
  • Pelacakan/tracking dan monitoring

2. Penyampaian materi dan kemudahan akses ke sumber referensi, yang meliputi:

  • Diktat dan catatan kuliah
  • Bahan presentasi
  • Contoh ujian yang lalu
  • FAQ (Frequently Asked Questions)
  • Sumber-sumber referensi untuk pengerjaan tugas
  • Situs-situs bermanfaaat
  • Artikel-artikel dalam jurnal online

3. Penilaian

4. Ujian online dan pengumpulan feedback

5. Komunikasi, yang terdiri dari :

  • Forum diskusi online
  • Mailing list diskusi
  • Chat

(Dikutip dari:: http://www.its.ac.id/E-learning Syarat Menuju Kelas Dunia – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).html)

Melalui LMS ini, siswa/i juga dapat melihat nilai tugas dan tes serta peringkatnya berdasarkan nilai tugas maupun tes yang diperoleh. Selain itu, mahasiswa dapat melihat modul-modul yang ditawarkan, mengambil tugas-tugas dan tes-tes yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, narasumber lain, dan siswa lain. LMS tersedia dalam berbagai macam pilihan.

(Materi Perkuliahan: Learning Management System –> 25 Juli 2012)